Senin, 26 September 2011

kata-katamu bernyali, tp tdk janjimu :(

postingan ini bukan untuk cinta pertama saya, bukan juga untuk cinta mati saya.. tp mungkin ini postingan pertama setelah kami berpisah untuk laki-laki yang pernah menjadi calon suami saya beberapa waktu lalu..

kamu tau? apa yg kamu tau tentang hidup saya? saya rasa tidak sedikit yg kamu pahami tentang hati saya.. selain saya yang suka mengeluh, saya yg tdk mandiri, saya yg jika memakai jilbab slalu menuai protes tajam dr mu.. :) cuma itu ? yah cuma itu.. krn jika saja kamu tau dan mengerti saya. tidaklah mungkin saya memberimu kesempatan hingga tiga kali, dan selalu kamu ulangi.. maafkan saya tdk pernah membahasmu dimanapun. membahas mu pd status jejaring sosial, atau bahkan disini.karena saya memang memilih lupa agar tak merasakan luka :( kamu tau bgmn sakitnya ktika smua mimpimu dihancurkan? bgmn rasanya dikecewakan oleh org yg pernah mengangkat hidupmu dr kekecewaan? bgmn rasanya menyaksikan org yg kamu cinta, bersikap manis pd wanita lain? kamu tau sperti apa sakitnya menjelaskan pd smua keluarga besar kmn larinya kamu? kamu tau bgmn kelunya lidah menahan tdk mempopulerkan aib seseorg untuk mendpatkan kebenaran? kamu tau bgmn disalahkan setelah kamu memilih pergi? sperti ini sakitnya !!! sperti skrg ! seperti saat aku memilih diam dan menjaga jarak sejauh2 nya dari kamu yg pernah menjadi calon suami saya :(

entah untuk siapa statusmu disebuah jejaring sosial yang baru saja di kirim teman , krn saya tdk dibiasakan menjadi manusia yg serasa. jika kamu sadar perbincangan dan kata2 pd mlm itu adalah 'janji' bersama 'mereka' (keluarga saya,red) lalu kenapa kamu memilih mengigkari dan menyakiti hati mereka? janji itu melayang tak lagi terkejar, sejauh jarak yang ada sekarang, sebisu kamu pd malam saat aku sdg cemburu., bagai layang2 putus benang.. terbang dan akhirnya menghilang. sungguh parasmu mengelabui mata hatiku :(

lalu bagaimana bisa skrg dengan mudah kau bilang : jangan pernah membenci org yg pernah kita cintai? apa sedikitpun kamu tdk punya alasan untuk dibenci.? oke kebaikan yg pernah kamu beri sangat membahagiakan, dan tdk pernah saya bayangkan bahwa akan seimbang bahkan mungkin lebih saat kesakitan yg kamu beri tumpah ruah menyesaki dada. pikirkan kembali.. bagaimana aku menjelaskan semua kegagalan itu kemarin didpn 'mereka' (keluarga besarku) saat mereka menyaksikan kamu entah dimana? pikir lagi bagaimana aku sibuk merangkai kata, mengumpulkan semua keberanian saat keluarga besar bergabung membahas rencana kita yg katamu sedang kamu persiapkan. aku mohon.. pikirkan kembali bgmn sakitnya aku dan wajarkah bila aku menjauh darimu? pantaskah bila aku tak ingin lg melihatmu. meskipun aku hrs menyembunyikan segala rasa termasuk dr diriku sendiri. aku sakit !! :'( krn kamu yg tdk pernah sm skali ada dibayanganku akan memberikan rasa sakit itu. dan aku masih sakit, entah sampai kapan.aku hilangkan harapan agar tak lagi mendapatkan kekecewaan.kata katamu selalu nampak bernyali, namun tidak dengan janji-janjimu. ingatlah suatu hari smua janji itu akan dimintai pertanggungjawabannya..

maafkan aku... sekian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar