Jumat, 17 Desember 2010

Palembang, 17 Desember 2010

Setinggi apapun langit digapai
jangan lupa jejakkan kaki dilantai
karena keindahan mata,terkadang hanyalah fatamorgana

Sesungguhnya..
pelangi jingga pun mempesona
namun segera sirna berganti sinar surya
terdampar samar dikaki kemilau langit

Kepongahan tak akan bertahan
sebab hidup tak selamanya bertahta
kadang berputar berganti arah
keatas kau akan meraja, kebawah raja menjadi hamba
tak akan ada yang fana, karena langit selalu berganti rona

Merendahlah..
tak kan membuatmu menjadi hamba
berlapang dada lah, karena ikhlas itu indah
sebab putih hati lebih mulia
dibanding seribu warna tanpa makna

*saya hanya manusia penuh dengan segala kekurangan..
yang mungkin tidak akan pernah bisa melengkapi kamu. tp bgmn pun caranya saya telah berusaha untuk menjaga perasaan dan tidak mngecewakan kamu..
maafkan jika saya picik.. saya hanya ingin apa yg kamu lakukan tidak merusak hubungan kita dan merusak kepercayaan saya..
jangan pernah beri saya bahagia jikaakhirnya kamu juga yang membuat tangis.
tapi percayalah kekecewaan yg kamu ciptakan ini tidak akan pernah membuat airmata saya jatuh..
sungguh kali ini saya kecewa. krn sekalipun yang saya anggap putih hati itu ternyata tetap sama dg seribu warna tanpa makna..

1 komentar:

  1. Pernah saya berada pada satu kondisi rasanya hidup saya koq hanya pindah dari satu masalah ke masalah yang lain, “derita koq gak ada akhirnya” pikiran yang kacau kan? itu karena saya sok pinter, merasa hebat, merasa diri saya TUHAN, mencoba menyelesaikan masalah sendiri, tanpa berbagi dengan ALLAH yang maha menyelesaikan masalah, saya lupa mengadu, saya lupa curhat dengan ALLAH :) sok sok an sih saya, akhirnya penat sendiri, maka kosong menjadi begitu indah ketika penat dunia saya tukar dengan kasih sayang ALLAH ditengah malam yang juga kosong dari hiruk pikuk dunia :)

    “ya ALLAH, saya terima ujian ini dan saya kembalikan semua padaMU karena ENGKAUlah pemilik segala jalan keluar”


    Ingatlah bahwa ALLAH maha membolak balikan hati dan keadaan, jika hari ini ALLAH masih menitipkan cinta maka janganlah menjadikan cinta itu berhala dengan memujanya seolah olah dunia ini milik berdua, jumlah sms jadi lebih banyak dari jumlah rakaat shalat, jumlah pulsa telephon jadi lebih banyak dari rupiah yang kita sedekahkan, duduk berduaan ditempat sepi jadi lebih indah dihati daripada duduk tafakur diatas sajadah dan bermesraan dengan ALLAH dan jika ALLAH membolak balikan hati saya dan sidia dari cinta menjadi tak cinta maka ganti kata patah hati dengan syukur hati karena ALLAH lebih mencintai saya dari pada si dia, terbukti ALLAH mengambil saya untuk dikembalikan kedalam haribaan, limpahan kasih sayang dari kekasih hati yang baru dan selamanya yaitu ALLAH. Siapa sih yang gak mau jadi kekasih ALLAH, tenang, damai, indah, cukup rasanya hidup ini

    BalasHapus