Selasa, 07 Desember 2010

(masih) seusai subuh :)

Bulan pucat diatas langit pagi seusai subuh
Aku dan eyang baru saja melipat sajadah dan menyeka air mata kami..
Ketika aku bersimpuh dan bercerita pada-NYA
Tentang kegundahanku..Tentang apa yang mereka katakan padaku

"Ya allah..Semoga memang keadaan oma disana sebahagia dan secantik senyumnya oma didlm mimpi adik-adik hamba ..”

Oma…
Kita kangen oma.. kangen sekali
Kangen suara oma, kangen kebiasaan oma, kangen nyanyian oma, kangen batuk nya oma, kangen marah nya oma..
Semalam tadi aku tidur dikamar oma.. menemani eyang yg sekarang sendirian..
masih belum sanggup rasanya tidur dikamar itu..
dan hingga subuh tadi berlalu, tidur itu masih belum juga nyenyak oma..
Terbayang oma yang tidur ditanah, teringat pusaramu yg diguyur hujan deras tadi malam

dan hari ini..
Masih seusai subuh…
aku pun masih menemani eyang dlm kesendirian.. masih aku, tetap aku dan terus aku..insya allah !
aku hanya tak ingin menyesal lagi..
Tidur itu sdh mulai nyenyak oma.. hingga tadi subuh.., aku terperanjat melihat mu tertidur disampingku saat eyang sedang menunaikan subuhnya..

Oma bilang padaku : “dyah, oma minta undangan yah.. tapi yang bagus..oma bahagia,dyah “
Aku cium tangannya.. berharap dia akan tetap berada disampingku hingga subuh berlalu..
Aku tak pernah tau apa yang oma rasakan.. yang aku tau dia datang bergantian kedalam tidur kami dan mengatakan "DIA BAHAGIA"

Aku mohon yaa allah.. semoga memang bgitu adanya..
Aku blm bisa menangkap maknanya.. hingga ibu menyadarkan aku..
oma datang kedlm tidurku pasti ada alasannya..
setelah kemarin sore aku berkunjung ke makamnya bersama seorang laki-laki yg terakhir aku kenalkan padanya.
Semasa hidupnya beliau selalu antusias jika berkenalan dengan teman dekatku.
Namun terakhir satu minggu sebelum beliau tiada..
“laki-laki itu masih sempat mencium tangannya”

yah walau Cuma berjumpa satu kali dalam satu kesempatan setidaknya oma telah mengenalnya dan memantapkan hatiku untuk memilihnya..
teringat kembali doa-doa oma.. disetiap kepulangannya dari tanah suci beberapa tahun terakhir ini..
beliau pasti mengatakan : “sdh oma doain dyah supaya dapet jodoh dalam waktu dekat”..

undangan itukah yg diharapkan oma..?
ADA dan TIADA beliau masih mengharapkan hal yang sama untukku...
Sabar yah oma.. selalu doakan kami.. insya allah kami sedang menuju proses itu .
tahun depan yah oma.. itu janjinya padaku..
amien :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar