ada benci...
ada kesal..
ada marah..
ada tangis..
ada dendam..
ada rindu..
semacam ingin bertanya : jika akhirnya tidak dipersatukan untuk apa dipertemukan?
namun bosan dengan jawaban : untuk belajar sesuatu, untuk suatu alasan, ataupun untuk hidup bersama selamanya..
tidak pernah tau apa yg akan tejadi besok. tidak ada yang bisa memastikan bahwa rencana di hari esok benar akan terjadi.. tidak seorangpun.. ingat malam terakhir aku menunjuk sebuah tempat tidur berkualitas di pameran salah satu mall "pac, nanti kalo nikah.. aku mau dibeliin ranjang yang begitu" | "hmmm" suara beratmu mengiyakan.., namun 5 hari kemudian kita berpisah.
semua mungkin sudah ketentuannya, bahwa waktu kita bersama hanya sampai pd tahap merajut mimpi menikah bukan mewujudkan mimpi tersebut. masih ingin bertanya sekali lagi : "apa alasan yang membuatmu merubah keputusan untuk hidup bersamaku yang hingga saat ini masih selalu mendamba merenta bersamamu?"
mereka bilang ini jalan tuhan.. mereka bilang ini sudah ketentuannya, mereka bilang ini bukan musibah namun jawaban dari semua doa-doaku.
lalu untuk airmata yang sudah tak bisa lagi aku bendung ini, apa itu jg sebuah tanda bahwa ini bukan musibah yg pedih?
allah, aku hanya tak tau apa2. akalku terbatas untuk membaca semua hikmah. allah tunjukkanlah yang baik itu baik, beri aku jalan untuk mengikutinya dan tunjukkan pula yang buruk itu buruk lalu beri aku kekuatan untuk menjauhinya. allahumma amin :(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar