terjadi percakapan antara dua orang yang merasa "sama-sama BENAR".. siapa lagi kalo bukan saya dan pacar..?
Pacar : "yang namanya berdamai mana boleh pilih-pilih, kalo musuhan boleh pilih2"
Saya: "oke.. saya memilih untuk menjadi musuhnya ketimbang harus berdamai.."
Pacar : "hidup kamu gak akan tenang kalo kamu punya musuh"
Saya : "saya tidak pernah memulai..dia yang mulai lebih dulu menyakiti saya"
Pacar : "cobalah untuk memaafkan.., supaya bisa melupakan"
Saya : "ah... masih banyak kerjaan lain ..selain memaafkan manusia macam itu.."
Pacar : "kalo begitu selamat tidak tenang seumur hidup..sampai kamu bnr2 bisa memaafkan.."
Saya :"hidup saya santai koq., saya tenang2 aja. mungkin mereka yang gak akan tenang krn dihantui rasa bersalah terhadap saya"
Pacar : "mana bisa begitu., yang namanya menyimpan dendam gak akan pernah bisa tenang"
Saya : "apapun konsekuensinya saya terima.. asalkan tidak memaksa saya untuk memaafkan dan melupakan perbuatan yg sangat amat menyakiti itu..dia yg salah aja gak pernah skalipun minta maaf"
Pacar : " yah mungkin dia tidak pernah tau kalo perbuatan itu menyakiti kamu"
Saya : " masalahnya bukan lagi pd dia..tapi KAMU ! kamu yang tidak pernah tau , bagaimana sakitnya diperlakukan seperti itu"
TOWEEEEEEEEEENG !!! JEGER JEGER...!!!! dan mau bilang apa kalian..??
dan satu lagi setelah notes ini saya publish di jejaring sosial, pacar saya yang bernama JH itu bilang : Buatlah "Memaafkan" Seperti air putih, bisa di minum kapan saja... dimana saja.. dan untuk siapa saja.. Untuk apa buang2 waktu menemuinya di neraka dan mengatakan "Aku sudah memaafkanmu" (Karna itu salah satu syarat kita menuju SURGA)
dan saya masih menyanggupi menjawab apa yg dikatakan pacar : "masih banyak jalan lain menuju surga bukan?" *haha murka lah pasti pacar..
DAN HARUSKAH SAYA MEMAAFKAN MANUSIA YANG TIDAK PERNAH SATU KALI PUN MENGUCAP MAAF -_-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar